banner 728x250
Berita  

Pantau Tes CAT BLUD RSUDMA, Wabup Sumenep Pastikan Proses Rekrutmen Berjalan Profesional

Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim saat meninjau pelaksanaan tes CAT BLUD RSUDMA di di Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura.
banner 120x600
banner 468x60

Sumenep, teliksandinet.com-Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, meninjau langsung pelaksanaan tes CAT rekrutmen BLUD Non ASN RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep yang digelar di Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura, Rabu (20/5/2026).

Kehadiran Wabup Sumenep tersebut menjadi bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam mengawal proses rekrutmen agar benar-benar menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten dan berkualitas.

banner 325x300

Di kesempatan itu, KH Imam Hasyim melihat langsung pelaksanaan ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT), mulai dari sistem registrasi peserta, sterilisasi ruangan, hingga mekanisme pengawasan yang diterapkan panitia seleksi.

Politisi PKB Sumenep itu mengapresiasi pelaksanaan tes yang dinilai tertib, modern, dan profesional karena menggunakan sistem CAT yang mampu meminimalisasi praktik kecurangan serta menjamin objektivitas hasil seleksi.

“Kami ingin memastikan proses rekrutmen ini berjalan profesional dan transparan sehingga benar-benar menghasilkan tenaga yang kompeten untuk mendukung pelayanan kesehatan di RSUD,” ujarnya.

Menurutnya, penggunaan sistem CAT merupakan langkah maju dalam menciptakan tata kelola rekrutmen yang bersih dan akuntabel di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

KH Imam Hasyim juga memberikan apresiasi kepada pihak UNIBA Madura yang dinilai mampu menyediakan fasilitas memadai sehingga pelaksanaan tes berlangsung nyaman dan kondusif tanpa mengganggu aktivitas akademik kampus.

Dia menilai kesiapan sarana prasarana serta pengelolaan kegiatan di UNIBA Madura menunjukkan kualitas kampus yang semakin berkembang dan profesional.

“Kami melihat pelaksanaannya sangat baik. Fasilitas yang dimiliki UNIBA sangat mendukung dan suasana pelaksanaan tes juga tertib serta nyaman,” katanya.

Selain itu, Wabup menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjaga integritas proses seleksi agar tidak ada praktik titipan maupun intervensi dalam penerimaan pegawai BLUD.Karena itu, seluruh tahapan rekrutmen diserahkan pada mekanisme sistem dan pengawasan ketat dari berbagai unsur, termasuk aparat penegak hukum dan pihak independen lainnya.

“Seleksi ini harus benar-benar objektif. Yang diterima adalah mereka yang memang memiliki kemampuan dan layak memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya. (*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *